Author
Novelia Putri Ika Ifana
Universitas Jember, Indonesia
Akhmad Ryan Pratama
Universitas Jember, Indonesia
Robit Nurul Jamil
Universitas Jember, Indonesia
Mohamad Na'im
Universitas Jember, Indonesia
Gusti Ngurah Ary Kesuma Puja
Universitas Jember, Indonesia
Kayan Swastika
Universitas Jember, Indonesia
Keywords: Kebijakan Politik, Kabupaten Jember, Intensifikasi Tebu Rakyat (TRI)
Program Intensifikasi Tebu Rakyat (TRI) adalah kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Orde Baru melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 1975 yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani tebu. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pelaksanaan Program Intensifikasi Tebu Rakyat (TRI) di Kabupaten Jember pada tahun 1975-1998. Metode penelitian ini menggunakan metode sejarah, dengan teknik pengumpulan sumber melalui studi literatur dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Jember memenuhi kriteria untuk menjadi daerah sasaran TRI karena memiliki kondisi geografis dan sosial yang sesuai. Pelaksanaan program TRI di Kabupaten Jember sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian/Ketua Badan Pengawas Bimas No. 011/SK/MENTAN/BPB/3/1976. Dampak dari program TRI ada pada sektor sosial seperti peningkatan solidaritas petani, dan dampak pada sektor ekonomi seperti peningkatan pendapatan petani dan jumlah produksi tebu di seluruh wilayah Jember.
Aji, B. (2022). Perkembangan Industri Pabrik Gula Lestari di Nganjuk Pada Tahun 1910-1929. AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah. 13(1): 1-8.
Anggreany, S. (2023). Peran Jaringan Komunikasi Sebagai Elemen Penting Dalam Pengembangan Korporasi Petani di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi. 41(2). 119-133.
Aprianto, C. T. (2016). Perjuangan Landreform Masyarakat Perkebunan Partisipasi Politik, Klaim, dan Konflik Agraria di Jember. Yogyakarta: STPN Press.
Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Inventaris Arsip Kementrian Pertanian RI (1948) 1950-2000, Nomor Klasifikasi 2825, Tentang Surat Keputusan Menteri Pertanian/ Ketua Badan Pengendali Bimas, Nomor 001/SK/MENTAN/BPB/3/1976, Program Tebu Rakyat Intensifikasi Tanaman Tahun 1976/1977.
Bachrioktora, Y. (2001). Kaum Tani dan Budidaya Tanaman Tebu di Jawa Masa Orde Baru (1975-1995). Skripsi. Depok: Universitas Indonesia.
Baga, M. L. (1986). Dampak Pelaksanaan Program Tebu Rakyat Intensifikasi Terhadap Tingkat Produksi dan Pembiayaan Pabrik Gula Tersana Baru PTP XIV (Persero) Cirebon. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Cholid, M. (1987). Pengelolaan Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) di Wilayah Kerja PG. Toelangan. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Surat Keputusan Dirjen Perkebunan Nomor 113/RC.220/SK/DJ.BUN/12/96 Tentang Petunjuk Teknis Program Bimas Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI).
Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Jember. 1983. Laporan Tahunan Realisasi dan Evaluasi Program TRI MTT 1983/1984.
Evizal, R. (2018). Pengelolaan Perkebunan Tebu. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Fauzi, I. 2015. Tebu Rakyat Intensifikasi di PG. Poerwodadi Magetan 1975-1980. Skripsi. Surabaya: Universitas Airlangga.
Hamid, S. (1994). Beberapa Permasalahan Tebu Rakyat Intensifikasi dan Industri Gula Indonesia. Economic Journal of Emerging Markets. 3(2): 59-67.
https://jatimprov.go.id/profile diakses pada tanggal 06 Agustus 2024 Pukul 14.03 WIB.
Masluchah, L. (2014). Program TRI (Tebu Rakyat Intensifikasi) Di Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto 1975-1980. Jurnal Avatara. 2(3): 120-125.
Masyhuri, H. I. (2017). Impor Gula Indonesia dan Faktor-Faktor Penentunya. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.
Mubyarto, D. (1991). Gula: Kajian Sosial Ekonomi. Yogyakarta: Aditya Media.
Mubyarto. (1982). Masalah Industri Gula Indonesia. Yogyakarta: BPFE.
Nawiyanto. (2018). Terbentuknya Ekonomi Perkebunan di Kawasan Jember. Yogyakarta: LaksBang PRESSindo.
Prima, D. (2014). Korporatisme Pedesaan Orde Baru: Program Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) di Wilayah Kerja Pabrik Gula Mojo Sragen 1975-1998. Jurnal Lembaran Sejarah. 11(2): 137-150.
Ramadhan, S. A. (2021). Gula: Program Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) 1975 dan Pengaruhnya Terhadap Petani Tebu. HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah. 9(1): 55-62.
Safitri, A. A. (2018). Pelaksanaan Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) di Kabupaten Brebes: Studi Kasus Pabrik Gula Banjaratma Tahun 1983-1992. Jurnal Prodi Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta. 3(5): 613-627.
Setyawati, S. A. (1982). Pelaksanaan Program Tebu Rakyat Intensifikasi Dengan Berbagai Masalah dan Kemungkinan Pengembangannya di PG Purwodadi PTP XX Madiun. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Siahaan, H. (1996). Pembangkangan Terselubung Petani Dalam Program Tebu Rakyat Intensifikasi Sebagai Upaya Mempertahankan Subsistensi. Disertasi. Surabaya: Universitas Airlangga.
Sinar Harapan, 15 Mei 1975.
Sudana, W. (2001). Keragaan Tebu Rakyat Di Jawa Timur Pada Akhir Berlakunya Inpres 9/1975 Serta Implikasinya Terhadap Industri Gula Nasional. Jurnal Forum Penelitian Agro Ekonomi. Vol. 19(1). 43-45.
Tanama, J. (2017). Pelaksanaan Inpres No. 9/1975 (TRI) di PG Kremboong Kabupaten Sidoarjo 1975-1991. Jurnal Avatara. 5(3): 1013-1026.
Wawancara Bapak Arip (Petani TRI) 20 Desember 2024, Pukul 16.00-17.00 WIB.
Wawancara Bapak Nasir. (Petani TRI) 15 Desember 2024, Pukul 18.00-19.30 WIB.
Wawancara Bapak Saptadi. (Pensiunan Manajer Administrasi Keuangan dan Umum PG Semboro dan Mantan Ketua APTR Periode 2001-2006) 02 Oktober 2024, Pukul 08.00-10.00 WIB.
Wawancara Bapak Yuris. (Mantan pekerja di PUSKUD Jawa Timur Cabang Jember dan petani tebu sejak tahun 1980-sekarang) 01 Oktober 2024, Pukul 10.00-12.00 WIB.
Winarni, R., et al. (2021). Perkembangan Perkebunan Partikelir di Jember (1850-an – 1930-an). Historia. 4(1): 437-460.
Published
2025-06-16
Issue
Pages
87-100
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Historica Universitas Jember