Author
Tambak Suhno Purwanto
Universitas Jember, Indonesia
Yohana Ari Ratnaningtyas
Institut Seni Indonesia
Lontar Sauh Tantarlita
Institut Seni Indonesia
Nalendra Ajib Afisaputra
Institut Seni Indonesia
Ni Putu Arya Taru Jati
Institut Seni Indonesia
DOI: https://doi.org/10.19184/jhis.v9i2.53709
Keywords: Ritual, Jamasan, Suroloyo, Pembelajaran Sejarah
Jamasan Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Makutha Dewa dilaksanakan di perbukitan Suroloyo. Tradisi ini mengandung banyak aspek yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran sejarah seperti: identitas kubudayaan dan hubungan simbolik masyarakat dengan leluhur. Oleh karena itu urgensi dari penelitian ini adalah upaya mengungkap nilai-nilai yang pada jamasan Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Makutha Dewa sebagai sumber pembelajaran sejarah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi upacara jamasan Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Makutha Dewa di Perbukitan Suroloyo sebagai media pembelajaran sejarah, serta menjelaskan strategi pemanfaatannya dalam pembelajaran sejarah. Pertanyaan penelitian: bagaimana memanfaatkan kegiatan upacara jamasan Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Makutha Dewa di Perbukitan Suroloyo sebagai media pembelajaran sejarah dan mengaplikasikannya dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara, observasi lapangan dan dokumentasi. Hasilnya, Prosesi jamasan menampilkan ritual penyucian pusaka. Prosesi jamasan memiliki nilai royong, penghormatan terhadap leluhur, serta kesadaran identitas budaya. Dengan strategi yang tepat, tradisi jamasan pusaka di perbukitan suroloyo dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam mencapai tujuan pembelajaran sejarah dan Proyek Penguatan Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Salah satu strategi pemanfaatannya dalam pembelajaran sejarah adalah penggunaan metode studi kasus. Melalui penerapan metode studi kasus, siswa dapat menganalisis makna historis, sosial, dan budaya dari upacara jamasan di perbukitan suroloyo. Siswa juga dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan reflektif. Dengan demikian, dalam konteks pembelajaran sejarah upacara jamasan pusaka di Suroloyo berfungsi sebagai media pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila serta memperkuat kesadaran sejarah peserta didik.
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Sejarah Fase E – Fase F Untuk SMA/MA/Program Paket C.
Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2022). Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 1–9. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1951
Azzahra, A., Khadijah, U. L. S., & Rodiah, S. (2025). A bibliometric analysis of the Jamasan Pusaka tradition in cultural documentation. Informatio: Journal of Library and Information Science, 5(3), 251–264. https://doi.org/10.24198/inf.v5i3.65063
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2024). Kajian Akademik Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Herminingrum, S., & Majid, G. (2016). Seizing Local Wisdom: Looking Closer Into Javanese Folklore Through Jamasan Keris Ritual. International Journal of Social and Local Economic Governance, 2(1), 40–48. https://doi.org/10.21776/ub.ijleg.2016.002.01.5
Husna, R., Bunari, B., & Al Fiqri, Y. (2024). Pengaruh Metode Pembelajaran Studi Kasus Terhadap Prestasi Belajar Siswa Dalam Pelajaran Sejarah Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kampar. JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata Dan Pembelajaran Konseling, 2(2), 565–573. https://doi.org/10.57235/jamparing.v2i2.2952
Ibrahim. (2023). PENGARUH PENERAPAN METODE STUDI KASUS DALAM EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.51878/social.v3i1.2169
Ilhami, M. W., Nurfajriani, W. V., Mahendra, Arivan Abdullah, Sirodj, Rusdy, & Afgani , M Win . (2024). Penerapan Metode Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 462–469. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.11180129
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.
Risdiyanta. (2018). Studi Kasus, Sebagai Salah Satu Metode Efektif Pembelajaran Diklat Aparatur Bidang Hilir Minyak dan Gas Bumi. Swara Patra, 08(02), 1–6.
Rohman, A. (2023). Penerapan Metode Pembelajaran Studi Kasus pada Sekolah Marginal. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 3(2), 95–117. https://doi.org/10.28926/sinda.v3i2.1098
Sarbini, S., & Hapsari, I. S. (2020). STRATEGI PELESTARIAN TRADISI JAMASAN PUSAKA SUROLOYO SEBAGAI ASET BUDAYA TRADISIONAL DI KULON PROGO YOGYAKARTA. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 14(03), 185–194. https://doi.org/10.47256/kepariwisataan.v14i03.64
Swastikawati, A., Suryanto, R. K., Purwoko, A. W., Purworejo, M. T. A., & Borobudur. (2012). Metode konservasi tradisional (penjamasan): cagar budaya berbahan logam besi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Indonesia). Direktorat Jenderal Kebudayaan. Balai Konservasi Borobudur.
Ulva, I., & Istianah, U. (2024). Mengenal Istilah Bulan Dalam Kalender Jawa Pada Kehidupan Masyarakat Jawa: Kajian Etnolinguistik (Getting to Know the Terms of Month in the Javanese Calendar in Javanese Community Life: Ethnolinguistic Study). Realisasi : Ilmu Pendidikan, Seni Rupa Dan Desain, 1(3), 178–186. https://doi.org/10.62383/realisasi.v1i3.201
Zulfikar, F. (2018). Model Pembelajaran Studi Kasus Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Dan Respon Siswa. Prosiding Seminar Nasional PPKn 2018. Seminar Nasional Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Melalui Pendidikan Kewarganegaraan Persekolahan dan Kemasyarakatan, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Published
2025-12-08
Tambak Suhno Purwanto, Yohana Ari Ratnaningtyas, Lontar Sauh Tantarlita, Nalendra Ajib Afisaputra, & Ni Putu Arya Taru Jati. (2025). RITUAL TRADISI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH: STUDI KASUS UPACARA JAMASAN PUSAKA DI PERBUKITAN SUROLOYO. JURNAL HISTORICA, 9(2), 282–300. https://doi.org/10.19184/jhis.v9i2.53709
Issue
Pages
282-300
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Historica Universitas Jember